Selamat datang di Arieflaksmono.com - Referensi untuk sekolah tinggi pelayaran,sekolah tinggi ilmu pelayaran,elektro politeknik pelayaran surabaya,politeknik perkapalan negeri surabaya, politeknik pelayaran surabaya Untitled Document

banner

| Home | About Me | Pelajaran Pelaut | Al Qur'an | Sitemap | Bonus | Order | Reseller | News | Komunitas | Login | Contact Us |

Untitled Document   Demo Jam Digital
Untitled Document Selamat datang pasis DP-V ank XVII. Semoga sukses....
Untitled Document
Selamat datang di Arieflaksmono.com - Referensi untuk sekolah tinggi pelayaran,sekolah tinggi ilmu pelayaran,elektro politeknik pelayaran surabaya,politeknik perkapalan negeri surabaya, politeknik pelayaran surabaya

Untitled Document Arief Laksmono
Untitled Document
Untitled Document
Untitled Document
 
 
 
Diktat Minggu ini hari Untitled Document  
Selamat datang di Arieflaksmono.com - Referensi untuk sekolah tinggi pelayaran,sekolah tinggi ilmu pelayaran,elektro politeknik pelayaran surabaya,politeknik perkapalan negeri surabaya, politeknik pelayaran surabaya  
   
ILMU PELAYARAN DATAR  
Untitled Document
 
 
 
 
1.1 PENDAHULUAN
Ilmu Pelayaran ialah suatu ilmu pengetahuan yang mengajarkan cara untuk melayarkan sebuah kapal dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan selamat aman dan ekonomis.Disebabkan pengaruh laut, misalnya ombak, arus, angin, maka jarak yang terpendek belum tentu dapat ditempuh dalam waktu yang tersingkat. Dapat saja terjadi bahwa jarak yang panjang adalah pelayaran yang baik ditempuh dalam waktu yang lebih singkat karena dalam pelayarannya mendapat arus dari belakang.
Jadi, didalam menentukan pelayaran yang akan ditempuh, kapal haruslah diperhatikan faktor faktor cuaca, keadaan laut, sifat sifat kapalnya sendiri, dan faktor lainya sehingga diperoleh suatu rencana pelayaran yang paling ekonomis dan cukup aman.

Secara garis besar ilmu pelayaran dapat dibagi atas :
  1. Ilmu Pelayaran Datar, yaitu Ilmu Pelayaran yang menggunakan benda benda bumiawi (Pulau, Gunung, Tanjung, Suar, dlsb), sebagai pedoman dalam membawa kapal dari satu tempat ketempat lain,
  2. Ilmu Pelayaran Astronomis, yaitu  Ilmu  Pelayaran      yang menggunakan  benda benda angkasa (Matahari, Bulan, Bintang, dlsb), sebagai pedoman dalam membawa kapal dari satu tempat ketempat lain,
  3. Navigasi Electronics, Yaitu Ilmu Navigasi yang berdasarkan atas alat  alat  elektronika seperti radio pencari  arah (RDF). RADAR, LORAN, DECCA, dlsb.
 
1.2 BENTUK BUMI DAN NAMA BAGIAN -BAGIANNYA
1.2.1 Bentuk Bumi
Bahwa bumi berbentuk bulat dapat dibuktikan dari keadaan keadaan sbb:
  1. Sebuah kapal berlayar yang datang mendekat, mula mula akan terlihat tiang tiangnya terlebih dahulu, baru nampak anjungannya, kemudian   seluruh badan kapalnya,
  2. Adanya perbedaan waktu dan adanya siang dan malam,
  3. Jikalau  orang  berjalan  lurus  dengan  arah  yang  tetap,  maka  ia akan tiba kembali ditempat semula,
  4. Pada waktu terjadi gerhana bulan, terlihat bahwa batas bayanganBumi di Bulan berbentuk lingkaran,
  5. Dari  hasil-hasil  pemotretan  satelit, ternyata memang bumi berbentuk bulat.
  6. Bagian permukaan bumi yang nampak ini menjadi semakin besar, jika penilik berada semakin tinggi.

Gambar 1.2 Bentuk Bumi  
1.2.2 Definisi Lingkaran di Bumi
Di bumi kita dapat melukis beberapa jenis lingkaran yang masing masing lingkaran mempunyai arti dan pengertian serta definisi yang berbeda seperti pada gambar bumi dibawah ini.
Gambar 1.2 Gambar Bumi
 
Beberapa pengertian definisi yang lazim digunakan :
  1. Poros Bumi ( KU,KS ) ialah sebuah garis yang melalui pusat bumi yang juga merupakan sumbu putar bumi. Untuk satu putaran bumi dibutuhkan waktu sekitar 23 jam 56 menit dan 04 detik.
  2. Katulistiwa ( KI ) ialah sebuah lingkaran besar yang tegak lurus pada poros bumi. Katulistiwa membagi bumi atas dua bagian yang sama besar yaitu belahan bumi Utara dan belahan bumi Selatan.
  3. Jajar ( LB, M ) ialah lingkaran lingkaran kecil yang sejajar dengan katulistiwa.
  4. Lingkaran Kutub ialah jajar yang letaknya 66½°  dari katulistiwa dan yang letaknya dibelahan bumi bagian Utara disebut Lingkaran kutub Utara dan yang letaknya dibelahan bumi bagian selatan disebut Lingkaran Kutub Selatan.
  5. Lingkaran  Balik  Mengkara  ialah  jajar  yang  letaknya  23½°  dibelahan bumi bagian Utara. Pada lingkaran ini Matahari mencapai titik Declinasi yang tertinggi (23°27’) titik ini disebut juga Kutub Utara Ecliptika.
  6. Lingkaran Balik Jodayat ialah jajar yang letaknya 23½°  dibelahan bumi bagian Selatan. Pada lingkaran ini Matahari mencapai titik Declinasi yang tertinggi (23°27’) titik ini disebut juga Kutub Selatan Ecliptika.
  7. Derajah ( KU, A, A', KS ) ialah lingkaran lingkaran besar yang melalui Kutub Utara dan Kutub Selatan
  8. Derajah Nol atau Derajah Nol derajat ialah sebuah derajah yang melalui Greenwich Inggris
  9. Batas Tanggal Internasional ialah di bujur 180° BT / BB, Lintang 0°.
  10. Mil Laut, 1 derajat busur pada derajah = 60 menit, dan 1 menit = 1 mil laut, panjang 1 mil laut atau International  nautical mile = 1,852 km = 1852 meter.
  11. Kutub-kutub,  adalah  titik-titik  potong  permukaan  bumi  dengan  poros bumi. Jadi poros bumi memotong muka bumi pada 2 titik, yang di Utara disebut Kutub Utara dan yang di Selatan disebut Kutub Selatan.
 

1.2.3.   Koordinat di Bumi

Lintang Tempat  ialah jarak antara tempat yang bersangkutan  dengan katulistiwa, Lintang dihitung mulai dari katulistiwa ke Utara dan ke Selatan dari 0° sampai 90°.
Lintang Katulistiwa  = 0°, Lintang  Kutub Utara = 90°U ( I, M, U, KU ),
Lintang Kutub Selatan = 90°S (I, J, S, KS ). (lihat gambar. 1.2.)

Bujur Tempat  ialah  jarak  antara  tempat  yang  bersangkutan  dengan derajah nol, Bujur dihitung mulai dari derajah nol ke Timur dan ke Barat dari 0°sampai 180° dibedakan dalam bujur Timur (BT) dan bujur Barat (BB).

Perbedaan Lintang (∆ li) adalah busur derajah antara jajar-jajar melalui dua buah tempat.
Perbedaan Bujur (∆ Bu) adalah busur pada katulistiwa antara derajah-
derajah melalui dua buah tempat

Lingkaran Besar (a) adalah lingkaran yang membagi bumi menjadi dua bagian yang sama (titik pusatnya selalu berimpit dengan titik pusat bumi) Lingkaran kecil (b) adalah lingkaran yang membagi bumi menjadi dua
bagian yang tidak sama besarnya

Derajat = satu derajat ( 1° ) adalah 1/360 bagian dari lingkaran
Menit     = satu menit   ( 1’ ) adalah 1/60 bagian dari satu derajat

 
Gambar. 3.a. Lingkaran Besar dan Kecil Bumi
Gambar. 3.b. Lintang dan Bujur
 

1.2.4. Lintang

Lintang adalah busur derajah yang melalui tempat tertentu, dihitung mulai dari katulistiwa sampai jajar tempat tersebut (busur b-a). (Lihat gambar 3.b.).
Jika melihat gambar 3.a maka dapat disimpulkan bahwa :
  1. Tiap titik di katulistiwa mempunyai nilai Lintang = 0°
  2. Kutub-kutub mempunyai Lintang = 90°
  3. Terdapat dua Lintang yaitu Lintang Utara dan Lintang Selatan yang dihitung dari 0° - 90°
  4. Semua titik pada suatu jajar mempunyai lintang yang sama sebab semua titik-titik tersebut terletak sama jauhnya dari katulistiwa. Jadi pengukuran lintang harus selalu dimulai dari katulistiwa dan berakhir pada jajar tempat tersebut. Pada suatu derajah kita dapat juga mengukur perbedaan lintang dari dua tempat tertentu.(Lihat gambar 3.b.)
 
Perbedaan Lintang atau ∆ Li adalah busur derajah, dihitung dari jajar titik yang satu sampai jajar titik yang lain. Perbedaan lintang disebut juga perubahan lintang.
 
3.1.2 Lintang senama dan tidak senama
Jika dua titik dibumi keduanya terletak di setengah belahan bumi bagian Utara ataupun kedua titik tersebut juga berada di belahan bumi bagian selatan maka lintangnya disebut Lintang senama. (Lihat gambar. 4.)
Jika dua titik terletak pada setengah belahan bumi yang berbeda artinya satu titik terletak di belahan bumi bagian Utara dan yang satu titik terletak di belahan bumi bagian Selatan maka lintangnya disebut Lintang tidak senama. (Lihat gambar. 4.)
Gambar. 4. Perbedaan Lintang
 
Penjelasan Lintang Senama dan Lintang Tidak Senama. Jika dua tempat (titik A dan B) di bumi mempunyai Lintang yang senama misalkan Lintang Utara (LU) maka menghitung perbedaan lintangnya (∆ li) diperoleh dengan mengurangkan kedua lintangnya satu sama lain.
Kemudian jika kedua tempat (titik A dan B) di bumi mempunyai Lintang tidak senama artinya satu tempat/titik A terletak di Lintang Utara (LU) dan yamg tempat/titk B terletak di Lintang Selatan (LS) maka menghitung perbedaan Lintangnya (∆ Li) diperoleh dengan menambahkan kedua Lintangnya.
Kemudian jika kedua tempat (titik A dan B) di bumi mempunyai Lintang tidak senama artinya satu tempat/titik A terletak di Lintang Utara (LU) dan yamg tempat/titk B terletak di Lintang Selatan (LS) maka menghitung perbedaan Lintangnya (∆ Li) diperoleh dengan menambahkan kedua Lintangnya.
Contoh Perhitungannya sbb :
  Tempat A = 02° 20’ LU
  Tempat B = 05° 30’ LU -
 
  ∆ Li = 3° 10’
       
  Tempat A = 02° 20’ LU
  Tempat B = 05° 30’ LS +
 
  ∆ Li = 7° 50’
       
 

1.2.5.   Bujur

Bujur adalah busur terkecil pada katulistiwa dihitung mulai dari derajah nol sampai derajah yang melalui tempat itu. Dalam gambar.3.b. Busur o-b adalah bujur tempat itu dan semua titik pada derajah nol (derajah yang melalui Greenwich Mean Time (GMT) mempunyai Bujur = 0°
 
Bujur Timur (BT) dan Bujur Barat (BB)
Cara menentukan besarnya nilai derajat bujur Timur dan Barat dimulai dari titik perpotongan antara derajah nol (derajah yang melewati Gr.) dan katulistiwa kemudian dititik itu kita berdiri menghadap ke Utara, maka tempat-tempat yang berada disebelah tangan kanan mempunyai bujur Timur (BT) dan disebelah tangan kiri mempunyai bujur Barat (BB).
Semua titik pada derajah yang sama mempunyai bujur yang sama. Tempat-tempat pada bujur 180° T = bujur 180° B.
Perbedaan bujur atau ∆ Bu adalah busur kecil pada katulistiwa dihitung dari derajah titik yang satu sampai derajah titik yang lain. Perbedaan bujur disebut juga perubahan bujur.
Bujur senama dan tidak senama
  1. Jika bujur kedua tempat adalah senama, perbedaan bujur (∆ Bu) diperoleh dengan mengurangkan kedua bujurnya satu sama lain.
  2. Jika bujurnya tidak senama di dekat derajah nol, maka untuk memperoleh ∆ Bu kita harus menambahkan kedua bujurnya.
  3. Jika bujurnya tidak senama di dekat bujur 180° maka ∆ Bu dapat ditentukan dengan dua cara adalah sebagai berikut :
    • Jumlahkan kedua bujur tersebut dan kurangkan hasilnya dari 360°.
    • Kurangkan tiap bujur dari 180° dan jumlahkan kedua hasilnya. (Lihat gambar.5.)
Contoh Perhitungannya sbb :
 
a. Tempat A1 = 060° 20’ T
  Tempat B1 = 067° 50’ T -
 
  ∆ Bu = 7° 30’
b. Tempat A2 = 002° 10’ T
  Tempat B2 = 003° 30’ B +
 
  ∆ Bu = 5° 20’
       
c. Tempat A3 = 178° 40’ T
  Tempat B3 = 177° 30’ T -
 
  ∆ Bu = 3° 50’
 
 
Gambar.1.5. Perbedaan Bujur
 
Pada contoh ke 3 perhitungannya dijabarkan sebagai berikut :
Cara I : Cara II :

178° 40’  + 177° 30’ = 356° 10’

180° - 178°  40’  = 1°  20’

360°   - 356° 10’  =  3° 50’

180° - 177° 30’  = 2°  30’

 

1° 20’ + 2° 30’   =  3° 50’

 
Pada penunjukan lintang dan bujur harus selalu diingat bahwa : Lintang dan perbedaan lintang (∆ Li) dapat dibaca pada setiap derajah, tetapi bujur dan perbedaan bujur (∆ Bu) dapat dibaca hanya pada katulistiwa saja.
 
1.2.6.  Jajar-jajar istimewa

Beberapa jajar istimewa adalah sebagai berikut :
1. Lingkaran balik Mengkara ialah jajar pada 23½° U
2. Lingkaran Balik Jadayat ialah jajar pada 23½° S
3. Lingkaran Kutub Utara ialah jajar pada 66½° U
4. Lingkaran Kutub Selatan ialah jajar pada 66½° S ( Lihat gambar.1.6.)

 

Lingkaran-lingkaran tersebut membagi permukaan bumi menjadi 5 bagian yang disebut daerah iklim.
1. Daerah iklim dingin terletak pada sisi kutub dari lingkaran kutub
2. Daerah iklim sedang terletak diantara lingkaran balik dan lingkaran kutub
3. Daerah iklim panas (Tropik) terletak antara kedua lingkaran balik

Gambar.1.6. Jajar-jajar istimewa

 

1.2.7.  Ukuran Bumi

Ukuran  bumi  yang  berbentuk  bulat  itu  adalah  mudah  disebut dengan derajat, menit, dan detik ukuran mana lazim dipergunakan untuk mengukur sudut atau panjang busur suatu derajah di bumi. Tetapi dipermukaan bumi untuk pekerjaan sehari-hari juga diperlukan ukuran panjang seperti Kilometer, meter dsb.
Dari hal tersebut diatas maka sangat penting untuk mengadakan hubungan  ukuran “lengkung”  dan ukuran “memanjangsatu sama lain seperti  derajat dan  meter,  jadi  jelasnya  mengukur  1°  dengan ukuran meter. Pekerjaan tersebut dilakukan dengan menggunakan cara :
1. Penentuan tempat dengan penilikan Astronomis adalah menentukan ∆ Li antara dua buah titik pada derajah yang sama,
2. Pengukuran jarak secara langsung atau cara triangulasi (pengukuran segitiga).
Maka pada bumi yang berbentuk bola, dapat dihitung :

∆ Li : 3600  =  jarak : keliling

Jadi keliling derajah = 360° x Jarak
........................................∆ Li
 

1.2.8.  Pembagian Mata Angin

Pada gambar 9 dibawah ini Mawar Pedoman jika garis U – S dan garis T – B ditarik tegal lurus   melalui titik pusat mawar, maka akan membagi wawar menjadi 4 (empat ) kuadran.

Tiap kuadran dibagi 8 surat, kemudian dalam surat dibagi dalam ½ surat dan  ¼ surat .

Jadi :    
1 Surat = 11¼°               16 Surat  = 180°
8 Surat = 90°                  32 Surat  = 360°

SURAT  INDUK = U, S, T, dan B
SURAT ANTARA INDUK = TL, M, BD, dan BL
SURAT ANTARA = UTL, TTL, TM, SM, dst
SURAT TAMBAHAN =

U dikiri jarum pendek TL di kanan jarum pendek dst

Gambar.1.7. Mata Angin

   
 

Pembacaan Mata Angin

1. Utara = 360° = 0°
2. Utara di Kiri Jarum Pendek = 11¼°
3. Utara Timur Laut = 22½°
4. Timur Laut di Kanan Jarum Pendek = 33¾°
5. Timur Laut = 45°
6. Timur Laut di Kiri Jarum Pendek = 56¼°
7. Timur Timur Laut = 67½°
8. Timur di Kanan Jarum Pendek = 78¾°
9. Timur = 90°
10. Timur di Kiri Jarum Pendek = 101¼°
11. Timur Menenggara = 112½°
12. Tenggara di Kanan Jarum Pendek = 123¾°
13. Tenggara = 135°
14. Tenggara di Kiri Jarum Pendek = 146¼°
15. Selatan Menenggara = 157½°
16. Selatan di Kanan Jarum Pendek = 168¾°
17. Selatan = 180°
18. Selatan di Kiri Jarum Pendek = 191¼°
19. Selatan daya = 202½°
20. Barat Daya diKanan Jarum Pendek = 213¾°
21. Barat daya = 225°
22. Barat Daya di Kiri Jarum Pendek = 236¼°
23. Barat Barat Daya = 247½°
24. Barat di Kanan Jarum Pendek = 258¾°
25. Barat = 270°
26. Barat di Kiri Jarum Pendek = 281¼°
27. Barat Barat Laut = 292½°
28. Barat Laut di Kanan Jarum Pendek = 303¾°
29. Barat Laut = 315°
30. Barat Laut di Kiri Jarum Pendek = 326¼°
31. Utara Barat laut = 337½°
32. Utara di Kanan Jarum Pendek = 348¾°

Contoh Penyebutan arah :     
Barat Daya  = 225° = S 45° B
Timur Menenggara = 112½° = S 67½° T

 
Download Pelajaran Ilmu Pelayaran Datar
 

DAPATKAN SEGERA BUKU PAKET LENGKAP
PANDUAN PERWIRA PELAUT!!!
KEJURUAN NAUTIKA DAN TEHNIKA.
BUKU INI MERUPAKAN MODUL PELAJARAN PELAUT DENGAN FORMAT EBOOK (PDF) SEBANYAK 600 HALAMAN LEBIH
DAN DILENGKAPI DENGAN METODE
E-LEARNING DAN VIDEO LEARNING MODUL YANG SANGAT PRAKTIS UNTUK ANDA PELAJARI KAPANPUN DAN DIMANAPUN
BAHKAN DI GADGET ANDA SEKALIPUN........

Pesan Sekarang

Hanya Rp 100.000 ,- Bukan Rp 450.000 ,-
Jika anda memesan sebelum hari Senin, 28 Juli 2014, jam 19.00, dapatkan juga

Super Bonus Utama

eBook
THE AMERICAN PRACTICAL NAVIGATOR SETEBAL 882 HALAMAN !!!!


Detail Super Bonus tersebut bisa anda temukan di sini.

Super bonus dengan hak jual ulang. Perlu anda ketahui, NILAI SATU SUPER BONUS ini SAMA dengan NILAI INVESTASI anda. Total bonus ini, sama dengan Total kali nilai investasi anda... bahkan lebih! Silakan perhatikan, harga jual setiap produk tersebut rata-rata lebih dari $15! Di mana lagi anda akan mendapatkan manfaat sebanyak ini dengan nilai investasi yang sedemikian kecil?

Jangan sampai anda kehilangan Super Bonus Berharga ini!
Klik di sini, pesan sekarang juga!

Hilangkan resiko anda dengan garansi 100% uang kembali!...


 

Jika ternyata eBook "Panduan Perwira Pelaut" tidak seperti yang saya janjikan di sini, atau jika anda sama sekali tidak merasa beruntung mendapatkan paket informasi ini, atau jika anda merasa tidak puas dengan alasan apapun dalam waktu 12 bulan sejak pembelian paket ini, saya akan kembalikan 100% investasi anda tanpa pengurangan.
YAKINLAH BUKU INI SANGAT BERMANFAAT SAMPAI KAPANPUN

 

Khusus untuk member: Komisi bagi hasil 50% di Program Reseller Arieflaksmono.com

Sebagai member Arieflaksmono.com , anda juga memiliki kesempatan untuk mengikuti program reseller saya. Gratis!!! Dengan menggunakan kode URL khusus yang saya sediakan, rekomendasikan Arieflaksmono.com ke orang lain. Jika mereka tertarik untuk membeli, maka anda berhak memiliki 50% komisi dari penjualan. Program ini bisa memberikan penghasilan instan untuk anda! Detail klik di sini.


Sebagai pengingat, apa saja yang akan anda dapatkan dengan sedikit investasi?
  1. Buku Panduan Perwira Pelaut Kejuruan Nautika dan Teknika

  2. Super Bonus :

    • Gratis UPDATE "Panduan Perwira Pelaut" SEUMUR HIDUP!
    • Menghitung pasang surut
    • Menghitung Sunset-Sunrise
    • Rumus Calculator penilikan multi bintang
    • Video Keselamatan dan kesehatan kerja
    • Video Ship Familirization seri 1-9
    • Belajar bisnis online...dan banyak lagi bonus yang lain di bonus member area
       
  3. Garansi 12 bulan, 100% Uang Kembali!
  4. Keanggotaan Reseller Program Arieflaksmono.com komisi bagi hasil 50%! Ikuti program ini untuk mendapatkan tambahan income secara instant! Detail, klik di sini!

Di mana lagi anda akan mendapatkan manfaat sebanyak ini dengan nilai investasi yang sedemikian kecil?
Pesan sekarang juga!



Jangan menunda dan menunggu lebih lama lagi. Miliki Panduan Perwira Pelaut sekarang juga!

Sampai jumpa, kita bertemu nanti di puncak kesuksesan!

Salam Sukses,

Arief Laksmono
Pemilik dan Pengelola Arieflaksmono.com
Perum Mentari Bumi Sejahtera Q-12 Kalipecabean,Candi,Sidoarjo 60271
HP +6281331955805(/sms only)

atau kontak lewat form kontak.

Dengan memesan sekarang juga, anda akan menghemat banyak uang dan waktu, mendapatkan Panduan Perwira Pelaut, bonus-bonus yang bermanfaat, dan semuanya dengan garansi 12 bulan uang kembali. Penawaran dengan harga ini berlaku hanya dalam satu hari, dan tidak akan diulang!

Super Bonus akan hangus jika pemesanan anda melewati batas waktu hari Senin, 28 Juli 2014

Program Reseller Arieflaksmono.com, komisi bagi hasil 50 %! Ikuti program ini untuk mendapatkan tambahan income secara instant! Detail, klik di sini!

 

Copyright © Arieflaksmono.com - 2011 All rights reserved.

Powered by Arieflaksmono.com